logo

Desa Pasuruan

Jl. RANUWIJAYA II DUSUN BANYUMAS RT 001 RW 001 DESA PASURUAN KECAMATAN PENENGAHAN KEBUPATEN LAMPUNG SELATAN 35593
Telp. 081383546045 Email : [email protected]

Dari Sampah Menjadi Berkah, Dari Keluarga untuk Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan Bergerak Melalui Bank Sampah dan Dasawisma Helau

23
25 Okt 2026
Admin Desa Pasuruan
logo

Pasuruan - News Desa Pasuruan yang bersih tidak lahir hanya dari kegiatan gotong royong sesekali. Desa yang sehat dan asri tumbuh dari kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari, mulai dari rumah sendiri, keluarga sendiri, hingga lingkungan sekitar. Semangat inilah yang menjadi bagian penting dalam kegiatan Sosialisasi Bank Sampah dan Dasawisma Helau yang diselenggarakan Pemerintah Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 13.30 WIB, di Aula Balai Desa Pasuruan.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Pasuruan, Bapak Sumali, Ketua TP PKK Desa Pasuruan, Ibu Ernawati, Ibu Kepala Dusun se-Desa Pasuruan, serta Ibu Ketua RT se-Desa Pasuruan. Hadir sebagai narasumber, Bapak Denny Andhika Pratama dan Ibu Elvi Yunita, yang memberikan materi mengenai pengelolaan bank sampah dan penguatan Dasawisma Helau.

Pertemuan ini bukan sekadar agenda sosialisasi, melainkan ajakan untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Sebab, persoalan sampah bukan hanya tentang apa yang dibuang, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat membangun kebiasaan, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap lingkungan tempat tinggalnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pasuruan, Bapak Sumali, mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama, bukan semata-mata tugas pemerintah desa atau petugas kebersihan.

Menurut pesan yang diangkat dalam kegiatan ini, perubahan besar tidak selalu harus dimulai dengan langkah besar. Kebiasaan memilah sampah, menjaga kebersihan halaman, merawat lingkungan, dan mengajak tetangga melakukan hal serupa merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak nyata apabila dilakukan secara konsisten.

Kepala Desa juga mengharapkan Ibu Kepala Dusun dan Ibu Ketua RT dapat menjadi penggerak di lingkungan masing-masing. Pengetahuan yang diperoleh melalui sosialisasi diharapkan tidak berhenti di aula pertemuan, tetapi diteruskan kepada masyarakat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat kebersamaan menjadi kunci. Ketika pemerintah desa, TP PKK, perangkat kewilayahan, dan masyarakat berjalan searah, upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat akan lebih mudah diwujudkan. Sebab, desa yang bersih bukan hanya terlihat dari jalanannya yang rapi, tetapi juga dari kesadaran warganya untuk menjaga lingkungan tanpa harus selalu diingatkan.

Salah satu pembahasan penting dalam kegiatan ini adalah pengelolaan sampah melalui bank sampah. Bersama narasumber Bapak Denny Andhika Pratama, peserta diajak memahami bahwa tidak semua sampah harus berakhir di tempat pembuangan. Sebagian sampah, terutama yang dapat didaur ulang, masih memiliki manfaat apabila dipilah dan dikelola dengan tepat.

Botol plastik, gelas plastik, kardus, dan berbagai bahan anorganik lainnya dapat dikumpulkan secara terpisah untuk kemudian disalurkan melalui sistem pengelolaan yang sesuai. Melalui konsep bank sampah, masyarakat didorong untuk membiasakan diri memilah sampah sejak dari rumah. Kebiasaan ini dapat membantu mengurangi sampah yang mencemari lingkungan sekaligus membuka peluang memperoleh nilai ekonomi dari bahan yang masih dapat dimanfaatkan.

Namun, bank sampah bukan hanya tentang berapa banyak sampah yang terkumpul atau berapa nilai yang diperoleh. Lebih dari itu, bank sampah mengajarkan kedisiplinan, kepedulian, dan tanggung jawab bersama.Bayangkan jika setiap keluarga mulai memilah sampahnya sendiri. Sampah yang sebelumnya tercampur dapat dikelola dengan lebih baik, lingkungan menjadi lebih terjaga, dan kebiasaan baik perlahan tumbuh menjadi budaya masyarakat.

Dari rumah yang peduli, lahir lingkungan yang bersih. Dari sampah yang dikelola, tumbuh manfaat bagi kehidupan.

Selain pengelolaan sampah, kegiatan ini juga mengangkat peran Dasawisma Helau sebagai bagian dari pemberdayaan keluarga dan masyarakat. Melalui penyampaian materi oleh narasumber Ibu Elvi Yunita, peserta diajak memahami pentingnya keterlibatan keluarga dalam membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Keluarga merupakan tempat pertama terbentuknya kebiasaan. Anak-anak belajar menjaga kebersihan dari rumah, anggota keluarga membiasakan hidup sehat dari lingkungan terdekat, dan kepedulian terhadap sesama tumbuh melalui contoh sehari-hari.Karena itu, Dasawisma memiliki peran penting dalam mendorong masyarakat untuk saling mendukung, berbagi pengetahuan, serta melakukan kegiatan positif di lingkungan masing-masing.

Semangat Helau sejalan dengan upaya mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah. Semangat tersebut dapat diwujudkan melalui kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan rumah dan halaman, tidak membuang sampah sembarangan, merawat lingkungan sekitar, serta menghidupkan kembali gotong royong.

Tidak perlu menunggu lingkungan menjadi kotor untuk mulai membersihkan. Tidak perlu menunggu sampah menumpuk untuk mulai memilah. Perubahan justru akan lebih mudah apabila kebiasaan baik dilakukan sebelum masalah menjadi besar.

Dari keluarga yang peduli, diharapkan tumbuh lingkungan yang lebih sehat. Dari kelompok masyarakat yang aktif, diharapkan lahir gerakan bersama yang mampu membawa perubahan positif bagi desa.

Kehadiran Ibu Kepala Dusun dan Ibu Ketua RT dalam kegiatan ini memiliki arti penting. Mereka merupakan bagian dari unsur kewilayahan yang berhubungan langsung dengan masyarakat dan memahami kondisi lingkungan masing-masing.

Dengan dukungan Ketua TP PKK Desa Pasuruan, Ibu Ernawati, sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi awal penguatan kerja sama dalam menggerakkan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup sehat.

Informasi yang diperoleh dalam kegiatan ini dapat diteruskan kepada warga melalui pertemuan lingkungan, kegiatan Dasawisma, maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Langkah selanjutnya adalah membangun kebiasaan nyata: mengajak warga memilah sampah, menjaga kebersihan halaman, mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan, dan membiasakan gotong royong.

Tentu, perubahan tidak terjadi dalam satu hari. Akan ada kebiasaan yang perlu dibangun, pemahaman yang perlu diperkuat, dan kerja sama yang perlu dijaga. Namun, setiap langkah kecil tetap berarti apabila dilakukan bersama dan terus berlanjut.

Sosialisasi Bank Sampah dan Dasawisma Helau menjadi pengingat bahwa membangun desa tidak selalu dimulai dari pembangunan fisik. Membangun kesadaran, memperkuat kepedulian, dan mengubah kebiasaan masyarakat juga merupakan bagian penting dari pembangunan desa.

Lingkungan yang bersih memberikan kenyamanan. Lingkungan yang sehat mendukung kualitas hidup keluarga. Sementara itu, masyarakat yang saling peduli akan memiliki kekuatan lebih besar untuk menghadapi berbagai persoalan di lingkungannya.

Pemerintah Desa Pasuruan berharap kegiatan ini dapat mendorong tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan mendukung penerapan program bank sampah serta Dasawisma Helau secara berkelanjutan.

Pada akhirnya, keberhasilan program bukan hanya diukur dari terlaksananya kegiatan sosialisasi, tetapi dari perubahan yang dapat dirasakan masyarakat: rumah yang lebih bersih, sampah yang lebih tertata, lingkungan yang lebih nyaman, serta warga yang semakin peduli terhadap satu sama lain.

Karena desa yang hebat tidak hanya dibangun dengan fasilitas yang baik, tetapi juga oleh masyarakat yang memiliki kesadaran dan kepedulian.

Dari rumah, kita mulai. Dari keluarga, kita bergerak. Dari lingkungan, kita berubah. Bersama-sama, kita wujudkan Desa Pasuruan yang bersih, sehat, asri, dan sejahtera.

Bank Sampah dan Dasawisma Helau  bukan sekadar program, melainkan langkah bersama untuk masa depan Desa Pasuruan yang lebih baik.

Terpopuler

Hubungi Kami

logo

Pasuruan

Jl. RANUWIJAYA II DUSUN BANYUMAS RT 001 RW 001 DESA PASURUAN KECAMATAN PENENGAHAN KEBUPATEN LAMPUNG SELATAN Penengahan

081383546045

[email protected]

Lokasi Balai Desa

Portal Resmi Sistem Informasi Pemerintahan Desa Kelurahan Terpadu
Desa Pasuruan, Kec. Penengahan, Kab. Lampung Selatan, Prov. Lampung

Info Deskel

| |

SIPDeskel © 2025

V24.12.1.1