PasuruanNews_ Jumat 30 Januari 2026 Upaya hilirisasi produk pertanian terus menjadi fokus strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi desa. Salah satu langkah nyata dilakukan oleh dosen Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang berorientasi pada penguatan merek (branding) dan kemasan produk Kelompok Wanita Tani (KWT) serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis pertanian yang bertempat di Aula Balai Desa Pasuruan.
Kegiatan ini dirancang sebagai program inkubasi usaha, tidak hanya memberikan pelatihan sesaat, tetapi pendampingan berkelanjutan yang mencakup peningkatan nilai tambah produk, identitas merek, hingga kesiapan pemasaran. Dosen-dosen Agribisnis FP Unila Narasumber :Yuliana Saleh, S.P., M.Si. Tyas Sekartiara Syafani, S.P., M.Si. I. Rani Mellya Sari, S.P., M.Si. dan Dian Rahmalia, S.P., M.Si.berperan aktif sebagai fasilitator, mentor, sekaligus mitra strategis bagi pelaku usaha desa.
Kepala Desa Pasuruan SUMALI Menyampaiakan Dalam Sambutannya bahwa menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada dosen Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Lampung yang telah memilih Desa Pasuruan sebagai lokasi kegiatan pengabdian. Kehadiran Bapak dan Ibu dosen bukan hanya membawa ilmu, tetapi juga harapan dan semangat baru bagi masyarakat desa kami.
Selama ini, Desa Pasuruan memiliki potensi pertanian dan olahan hasil pertanian yang sangat besar. Namun, kita juga menyadari bahwa tantangan utama yang dihadapi oleh KWT dan UMKM bukan lagi pada produksi, melainkan pada bagaimana produk tersebut memiliki nilai tambah, memiliki identitas merek, dan dikemas secara menarik sehingga mampu bersaing di pasar.
Melalui kegiatan inkubasi usaha ini, kami berharap KWT dan UMKM Desa Pasuruan tidak hanya mampu menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga mampu memasarkan produknya secara lebih profesional, berdaya saing, dan berkelanjutan. Penguatan merek dan kemasan ini menjadi langkah penting agar produk desa tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas.
Yuliana Saleh, S.P., M.Si. manyampaikan Dalam pelaksanaannya, tim PkM melakukan pemetaan potensi produk unggulan lokal, mulai dari olahan hasil pertanian, pangan lokal, hingga produk turunannya. Selanjutnya, peserta dibimbing untuk memahami pentingnya merek sebagai identitas dan daya saing produk, termasuk pemilihan nama merek, logo, slogan, serta pesan yang mencerminkan keunikan lokal dan kualitas produk.
sendaqngkan Tyas Sekartiara Syafani, S.P., M.Si Aspek kemasan menjadi perhatian utama dalam proses inkubasi. Melalui pendekatan praktis, KWT dan UMKM didampingi dalam merancang kemasan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga fungsional, higienis, dan sesuai dengan standar pemasaran modern. Perbaikan kemasan ini terbukti mampu meningkatkan persepsi nilai produk dan membuka peluang masuk ke pasar yang lebih luas, baik pasar ritel lokal maupun digital.
Selain itu, I. Rani Mellya Sari, S.P., M.Si. menegaskan kegiatan ini juga memperkuat kapasitas manajerial pelaku usaha, meliputi penghitungan biaya produksi, penetapan harga jual, strategi pemasaran, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Pendekatan inkubasi ini mendorong pelaku KWT dan UMKM untuk lebih percaya diri dan mandiri dalam mengembangkan usahanya.
Ketua tim pengabdian menyampaikan bahwa hilirisasi produk pertanian tidak cukup hanya dengan peningkatan produksi, tetapi harus diikuti dengan penguatan nilai tambah melalui inovasi merek dan kemasan. “Melalui pendampingan ini, kami ingin produk pertanian desa tidak lagi dijual sebagai bahan mentah, tetapi hadir sebagai produk bernilai ekonomi tinggi yang mampu bersaing di pasar,” ujarnya.
Dian Rahmalia, S.P., M.Si. Berpesan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini sejalan dengan peran Universitas Lampung sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen mendukung pembangunan berbasis potensi lokal. Diharapkan, program inkubasi ini dapat menjadi model berkelanjutan dalam memperkuat hilirisasi pertanian, meningkatkan kesejahteraan KWT dan UMKM, serta mendorong terwujudnya desa mandiri dan berdaya saing.

Safari Ramadhan Pemerintah Desa Pasuruan Pererat Silaturahmi Bersama Warga di Mushola Darul Khoir
63

Musyawarah Desa Pasuruan Bahas Usulan Bantuan Sosial Tahun 2026
42

POHON TUMBANG AKIBAT HUJAN DAN ANGIN KENCANG DI DUSUN SUMBER SARI DESA PASURUAN KECAMATAN PENENGAHAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
49

HUJAN DERAS SEMALAM, TANGGUL JEBOL DI DUSUN SENDANG SARI DESA PASURUAN KECAMATAN PENENGAHAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN ANCAM AKSES JALAN WARGA
49

SOBAT Sholawat Bareng Bupati Di Lapangan Desa Kelaten Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan, Pererat Silaturahmi Masyarakat Dan Pemerintah
51

Temu Pamit Dan Serah Terima Jabatan Camat Penengahan Berlangsung Khidmat Dan Penuh Kekeluargaan
133

Safari Ramadhan Pemerintah Desa Pasuruan Pererat Silaturahmi Bersama Warga di Mushola Darul Khoir
Berita
63

Musyawarah Desa Pasuruan Bahas Usulan Bantuan Sosial Tahun 2026
Berita
42

POHON TUMBANG AKIBAT HUJAN DAN ANGIN KENCANG DI DUSUN SUMBER SARI DESA PASURUAN KECAMATAN PENENGAHAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Berita
49

HUJAN DERAS SEMALAM, TANGGUL JEBOL DI DUSUN SENDANG SARI DESA PASURUAN KECAMATAN PENENGAHAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN ANCAM AKSES JALAN WARGA
Berita
49

SOBAT Sholawat Bareng Bupati Di Lapangan Desa Kelaten Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan, Pererat Silaturahmi Masyarakat Dan Pemerintah
Berita
51

Temu Pamit Dan Serah Terima Jabatan Camat Penengahan Berlangsung Khidmat Dan Penuh Kekeluargaan
Berita
133
Jl. RANUWIJAYA II DUSUN BANYUMAS RT 001 RW 001 DESA PASURUAN KECAMATAN PENENGAHAN KEBUPATEN LAMPUNG SELATAN Penengahan